ASSALAMMUALAIKUM WR WB WELCOME TO MY BLOG BY FARHAN Semesta Indah Memaknai Semesta dan Puisi Di dunia ini, sekurang-kurangnya, masing-masing kita memiliki semesta-semesta sendiri. Para penyair punya semesta rasa dan penghayatan dalam kepalanya yang coba ia tarik keluar. Hasilnya kemudian adalah munculnya bait-bait yang begitu rupa kedalaman penghayatannya. Para pemikir sedikit berbeda, mereka berusaha memasukkan semesta yang abstrak, teratur, tetap dalam kepalanya yang kecil, maka pusinglah mereka. /1/ Puisi sebagai bentuk nyata penghayatan pada semesta rasa kadang berlaku sama abstraknya dengan beberapa implikasi teori-teori kealaman, walau pada dasarnya beda tinjauan. Tak mengherankan ia menimbulkan ragam tafsir dan tak terpahami sepenuhnya. Mari tengok beberapa bait puisi berikut. “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat ...