Posts

Showing posts from 2019

MEMPERINGATI HARI KARTINI

Raden Ajeng Kartin i adalah pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan emansipasi wanita. Dilahirkan di Jepara, Jawa Tengah, pada tanggal 21 April 1879, Kartini adalah seorang putri dari bangsawan Jawa. Ia hanya dapat merasakan bangku sekolah sampai umur 12 tahun, k arena pada saat itu wanita tidak boleh berpendidikan lebih tinggi dari pria.   CINTAI KARTINI

LANGKAH LANGKAH MEMBUAT BLOG

Image
  LANGKAH LANGKAH MEMBUAT BLOG    SILAHKAN KLIK INI 1. Buka  blogger.com  di browser, dan kemudian log-in, isikan sesuai dengan email dari gmail berikut juga dengan passwordnya. Setelah berhasil login kamu akan di bawa ke halaman dasboard, dan silahkan cari dan  klik Blog Baru.    2. Step ke-2 Isi kolom yang ditampilkan seperti gambar dibawah ini. Ini merupakan semacam kotak atau form untuk megisi nama judul blog anda, dan kolom kedua dengan alamat blog anda misal ( namaanda.blogspot.com ) seperti contoh dibawah. 3. Step ke-3 Scroll ke bawah dan  klik Buat Blog 4. Step ke-4 Selesai klik Buat Blog kita akan masuk ke halaman seperti dashboardnya blogger atau blogspot. Di bagian ini kamu bisa langsung membuat tulisan baru kamu.   5. Step ke-5 Silahkan klik yang saya kotak merah, ( mulai menulis atau buat konten kamu ).  Contoh: 6. Step ke-6 Mengisi pada kolom label, label itu semacam kategori. ...
ASSALAMMUALAIKUM WR WB  WELCOME TO MY BLOG BY FARHAN Semesta Indah Memaknai Semesta dan Puisi Di dunia ini, sekurang-kurangnya, masing-masing kita memiliki semesta-semesta sendiri. Para penyair punya semesta rasa dan penghayatan dalam kepalanya yang coba ia tarik keluar. Hasilnya kemudian adalah munculnya bait-bait yang begitu rupa kedalaman penghayatannya. Para pemikir sedikit berbeda, mereka berusaha memasukkan semesta yang abstrak, teratur, tetap dalam kepalanya yang kecil, maka pusinglah mereka. /1/ Puisi sebagai bentuk nyata penghayatan pada semesta rasa kadang berlaku sama abstraknya dengan beberapa implikasi teori-teori kealaman, walau pada dasarnya beda tinjauan. Tak mengherankan ia menimbulkan ragam tafsir dan tak terpahami sepenuhnya. Mari tengok beberapa bait puisi berikut. “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat ...